Travel Online : Peluang yang masih terbuka lebar dan terus berkembang

POTENSI PASAR

Google dan Temasek pernah melakukan riset tentang Pasar Travel Online di Indonesia beberapa waktu yang lalu. Hasilnya sungguh sangat mencengangkan. Menurut hasil riset itu, pasar travel online itu akan mencapai 24,5 milyar dollar pada tahun 2025 (enam tahun

lagi) atau setara 343 T (kurs Rp. 14.000,-)

PENYEBABNYA

Hal ini diakibatkan oleh adanya pergeseran pola konsumsi masyarakat dari belanja barang (pakaian, kendaraan, asesori) ke belanja personal experience/ traveling.

Hal ini bisa kita lihat dengan mudah di Jakarta, dimana toko-toko penjual pakaian mulai ditinggal konsumennya, tapi setiap kali ada travel fair selalu dipadati pengunjung.

Kita juga melihat di semua MedSos, semua orang, tua-muda, pria-wanita, mem-posting tentang pengalamannya berjalan-jalan ketempat-tempat pariwisata. Ada semacam dorongan halus untuk berpiknik agar ada bahan buat postingan di MedSos. Iya Ngak ?

Pemerintahpun dengan sigap memfalisitasi keinginnan masyarakat ini dengan adanya dibangun beberapa KEK Pariwisata dengan tujuan agar wisatawan nusantara dan wisatawan manca negara mempunyai daerah-daerah baru untuk dikunjungi.

Adanya pembangunan besar-besaran dibidang infrastruktur (bandara, jalan tol, pelabuhan) juga membantu kelancaran para wisatawan ini untuk mencapai lokasi tujuan

PELUANG BISNIS TRAVELING ONLINE

Dengan kemajuan teknologi internet, bisnis travel bergeser dari bisnis offline menjadi bisnis online. Berikut contoh-contoh kegiatan online di bisnis traveling:

  1. SEARCH: kini setiap orang bisa mencari informasi tentang tujuan wisata yang akan dikunjungi melalui internet didunia maya. Mulai dari hotel, transport, sampai fasilitas-fasilitas yang tersedia.
  2. BOOKING TRANSPORT: dengan adanya beberapa platform travel online, setiap orang bisa membandingkan harga beberapa maskapai penerbangan , jadwal keberangkatan dan kepulangan,  juga bisa membandingkan beberapa moda transport yang tersedia.
  3. BOOKING HOTEL: beberapa website juga memberikan pelayanan/ pilihan hotel-hotel yang tersedia ditujuan wisata. Mulai dari pilihan harga, bentuk kamar, harga dan fasilitas penunjang lainnya
  4. TRAVEL PLANNER: Bagi para pelancong yang ingin bebas dari jadwal yang ditetapkan oleh biro perjalanan, kini tersedia jasa Tavel Planner. Dengan biaya yang ekonomis, para travel planner in menyediakan itinerary yang sesuai dengan keinginan para pelancong itu. Dalam itinerary itu sudah dicantumkan kawasan-kawasan yang pelu dikunjungi, biaya serta rute-rute transportasi umum yang harus diambil, resto-resto yang bisa dipilih disekitar kawasan. Pengetahuan yang sangat mendalam tentang kawasan sangat membantu para wisatawan dalam mengeksplorasi tujuan wisata itu. Apabila kita tersesat, mereka bisa memberi panduan dengan fasilitas Whatsapp.

Hebatnya, semua kegiatan ini  bisa didapatkan dari smartphone kita. Inilah salah satu ancaman para biro perjalanan yang tidak meu berubah mengikuti perkembangan teknologi.

KESIMPULAN

Kembali ke potensi bisnis yang tersedia di bisnis travel online; dengan perkiraan pasar sebesar 343T, apabila kita bisa mengapai 1 permil saja sudah ada 343M omzet kita. Amazing kan !!

Uang yang beredar didunia digital dari sektor Pariwisata sudah fantastis jumlahnya. Tinggal bagaimana kita akan berpartisipasi didalamnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *