Go-Jek : Start-up Unicorn digital company

Go-Jek : Start-up Unicorn digital company

Apakah arti Start-up Unicorn ?

Start-up adalah perusahaan baru yang berbasis digital/ teknologi informasi. Dan Unicorn adalah perusahaan yang sudah memiliki nilai evaluasi pasar diatas 1 milyar dolar AS.

Go-jek sudah punya nilai pasar diatas 1 milyar dolar AS ?

Betull !! Go-jek sudah memiliki 200.000 pengemudi sepeda motor berjaket hijau yang tersebar diseluruh kota-kota besar di Indonesia yang tergabung dalam layanan Go-ride. Disamping itu, mereka juga melayani sistem pembayaran (Go-Pay), pengiriman makanan (Go-Food), pengiriman barang (Go-Send), layanan angkutan barang (go-box) serta layanan transportasi taxi (Go-Car).. Juga tersedia layanan kebersihan (Go-clean) dan layanan perawatan kecantikan (Go-glam). Apabila para pengemudi sepeda motor itu mendapat rata-rata 5 pesanan/order per hari, maka Go-jek sudah mendapat 1 juta/per hari. Potensi ini diperkirakan akan terus berkembang di kemudian hari dengan terus meluasnya jangkauan layanan Go-jek ke seluruh Indonesia.

Go-Jek : Start-up Unicorn digital company

Tapi Go-jek kan tidak punya aset ??

Betul !! Inilah indahnya bisnis digital. Go-jek tidak memiliki sepeda motor yang dikendarai oleh ratusan ribu pengendara yang bukan karyawannya.. Go-jek tidak memiliki mobil yang dikemudikan oleh para supir yang sebagian besar adalah pemilik mobil tersebut.. Go-jek tidak memiliki salon-salon untuk pelayanan Go-glam. Tapi…Go-jek memiliki akses ke jutaan pengguna smartphone di seluruh Indonesia. Inilah aset terbesar mereka yang dihargai sangat mahal oleh para investor kelas dunia.

Dengan jumlah penduduk sebanyak 250 juta jiwa, dimana separuhnya sudah memiliki smartphone. Dan disertai dengan berkembangnya kelas menengah di Indonesia, maka asets tersebut diperkirakan akan terus berkembang, baik dari segi jumlah maupun dari segi pengeluaran. Potensi inilah yang membuat para investor tersebut berani berinvestasi besar-besaran di Go-jek.

Siapakah yang sudah berinvestasi di Go-jek ?

Go-jek yang di komandani oleh Nadiem Makarim ini mendapat suntikan dana investasi dari beberapa investor kelas dunia seperti Google, Tencent, JD, Astra, GDP Venture. KKR, Warburg Pincus, Farallon Capital, dan Capital Group Private Markets. Mereka bergabung dengan Sequoia India, Northstar Group, DST Global, NSI Ventures, Rakuten Ventures, dan Formation Group

Dari deretan nama-nama tersebut diatas, terlihat bahwa mereka ini adalah investor yang mumpuni dalam memilih perusahaan-perusahaan yang akan mereka danai.

Kesimpulannya ?

Dunia bisnis digital menyediakan peluang yang begitu besar bagi siapa saja yang memiliki ide dalam memberikan solusi berbasis teknologi , bisa memberikan layanan yang lebih murah, lebih cepat, lebih baik, lebih nyaman bagi masyarakat luas.

Go-Jek : Start-up Unicorn digital company

Pertanyaan berikutnya, apa yang kita bisa ciptakan bagi penduduk Indonesia, bahkan dunia ? Siapakah diantara kita yang akan jadi pemilik  Start-up Unicorn digital company berikutnya ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *