Fintech: Salah Satu Peluang Bisnis Digital Syariah

Fintech: Salah Satu Peluang Bisnis Digital Syariah

 

Kemajuan teknologi membawa perubahan terhadap sektor ekonomi. Banyak industri yang saat ini telah mengalami kemajuan dengan adanya teknologi, begitu pula dengan bisnis Syariah. Peluang bisnis digital Syariah di Indonesia  sangat besar mengingat jumlah penduduk yang besar juga beragama Islam.

Pembangunan ekonomi berbasis Syariah di Indonesia harus bergerak ke arah digital jika masih ingin berkembang secara pesat. Baik teknik pembayaran maupun transaksi, keduanya harus diubah ke digital agar tidak tergilas oleh perkembangan teknologi. Sebab saat ini, manusia dan digital adalah dua hal yang tidak terpisahkan.

Perkembangan bidang ekonomi di era revolusi industri 4.0 ini ditandai dengan munculnya berbagai platform digital, seperti financial technology, e-commerce, SEO, dan lain sebagainya. Sehingga, saat ini sosial media tidak hanya sebagai saran berbagi informasi, namun juga sebagai strategi ekonomi yang akan mendatangkan profit bagi dalam bisnis.

Saat ini, financial technology juga mulai merambah jasa keuangan dalam bidang ekonomi Syariah.Hal ini tentu akan membuat bisnis digital Syariah semakin maju dan diminati.Financial technology atau biasa dikenal dengan fintech adalah inovasi di dalam bidang jasa keuangan.

Jasa yang ditawarkan fintechmencakup Business to Business(B2B)juga Business to Consumer(B2C). Seiring perkembangan beragam usaha di bidang startup, layanan jasa keuangan digital ini sangat membantu dengan memberi kemudahan dalam proses transaksi pembayaran.

Secara umum sistem ekonomi Syariah dan sistem ekonomi konvensional tidak jauh berbeda. Hal yang membedakan diantara keduanya terletak pada akad transaksi. Dimana menerapkan aturan syar’I dengan prinsip dilarang maisir (bertaruh), gharar (ketidakpastian) dan riba (jumlah bunga melampaui ketetapan).

Di Indonesia fintech berbasis Syariah saat ini telah mengalami perkembangan yang sangat pesat. Berbagai jenis layanan fintech yang telah tersedia, seperti SyarQ, PayTren, ALAMI, Investree, dan Ammana. Kesemuanya tentu memiliki kualitas pelayanan yang terjamin. Sebab konsep yang digunakan berdasarkan pada aturan Syariat Islam serta diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Era revolusi industri 4.0dengan layanan financial technology di bidang ekonomi Syariah terus berkembang, tentu membuat bisnis digital Syariah di bidang ini menjadi salah satu peluang sangat potensial dan patut dicoba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *