Berakhirnya Masa Media Konvesional

Sayonaraaaa…
THE JAKARTA POST

Dear koresponden dan kontributor yang baik,

Keadaan keuangan The Jakarta Post sedang buruk sehingga board of directors memutuskan mulai 1 Juni tak ada lagi dana untuk kontributor, koresponden yang menerima retainer dan stringer.

Pimpinan redaksi diberi tahu hari Jumat tanggal 22 Mei dan managing editors diberi tahu pas hari Lebaran. Jadi memang kabar buruk ini datang mendadak dan saya sendiri merasa ini seperti hantaman keras.

Saya mewakili redaksi meminta maaf sedalam-dalamnya atas kesusahan ini. Tentu keadaan ini terpaksa. Musibah ini pastinya tidak menghapuskan penghargaan kami atas kerja keras kita semua, terutama teman-teman yang telah bersama Jakpost selama puluhan tahun. Karena meski keadaan keuangan memburuk, sebenarnya pembaca kita meningkat, dan selama COVID-19 justru meningkat cukup tajam. Jakpost juga menerima banyak pujian dari pembaca, termasuk orang-orang penting karena telah menyajikan good journalism terutama di tengah krisis ini.

Tapi apa mau dikata, seperti keadaan media lain di seluruh dunia, peningkatan jumlah pembaca tidak selalu berbanding lurus dengan pemasukan uang dan ini yang terjadi pada The Jakarta Post.

Dari lubuk hati yang paling dalam, dan dengan hati yang berat, saya mewakili redaksi mengucapkan terima kasih atas bakti teman-teman semua, yang siap menerjang badai, segala bencana alam, bom, kebakaran, wabah penyakit demi menyajikan informasi terbaik bagi pembaca.

Masih ada harapan keadaan keuangan The Jakarta Post akan membaik dan situasi ini sementara, meski entah kapan membaik. Dan ketika keadaan membaik semoga hubungan kerja sama ini akan tersambung lagi.

Mari kita berharap yang terbaik bagi The Jakarta Post, tempat kita melakukan apa yang kita percayai: good journalism. Semoga kerja sama yang baik ini bisa tersambung lagi di kemudian hari.

Evi Mariani
Managing Editor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *